• gitasuliawan

Cerita Tas "Luxury Brand" Pertama

Updated: Dec 15, 2020

Seciprat kenangan membeli Luxury Handbag pertama


Yang namanya perempuan, ketika sudah dapat penghasilan sendiri pasti maunya juga bisa mengapresiasi diri sendiri. Meskipun mungkin ga semua orang sampai tahap ini diwaktu yang bersamaan, at some point it will come anyway.




Aku yakin banyak banget yang bingung untuk menentukan tas pertama mereka ini, selain merogoh kocek yang tidak sedikit, pastinya kita pengen pilihan nya bisa multiuse. Sejauh yang aku bisa ingat, I bought my first purse in 2014 when I was still a student. How can I afford it? I save money from my monthly allowance. Why'd so? Simple sih, orang tuaku bukan tipekal pengguna barang branded, dan expensive stuff itu yah sekadar untuk elektronik kayak Macbook dan aktivitas yang memang costly seperti exchange atau liburan in general. But it's so great when I finally can hold my first investment.


Why first Investment? memang sih ga semua brand tas bisa dijadikan investasi, tapi at least I know that I will always able to resell it if somehow I get boring with it. And it does happen, I sold back my first Michael Kors micro drawstring bag to my close friend circa 2017 after 3 years of ownership.


Of course aku udah ga punya foto asli si tas MK memorable ini, tapi aku berhasil nemuin foto yang exactly nunjukkin tampilan tas pertamaku.


courtesy: Amazon.com and Michael Kors


Di tahun 2014, US Brand yang sudah terkenal adalah Michael Kors dan Kate Spade (sepengetahuanku ajasih xixixi). Jadi waktu itu kayanya Tory Burch, Coach, Marc Jacobs or Furla ga sebooming itu untuk Everyday Luxury Handbag*


Well, untuk sekedar kasih gambaran buat kalian yang galau menentukan pilihan, berikut beberapa point pertimbanganku saat aku memilih si tas mungil ini;


  • I am aware of my budget limitation, jadi pastinya opsi aku yah berada di level Everyday Luxury Handbag*. Gambaran hirarki brand handbag menurut PurseBop kira-kira seperti grafik dibawah.

courtesy of: PurseBop


Nah apa sih pentingnya kita tau hirarki ini? tentunya buat menghindari pembelian produk palsu atau tiruan. Ketika kita tau level brand tersebut, pastinya informasi standar harganya juga akan kita ketahui, apalagi di era internet begini. Everything’s one click away!


  • After Budget and Brand Options, what comes next adalah warna. Back then I already love to wear accessories, bahkan kayanya lebih heboh. Jadi tentunya aku memilih warna-warna yang gampang di mix n match dengan pakaian-pakaianku. Sehingga warna; hitam, putih, cokelat, dan gold ada dipertimbanganku.

  • Tentuin juga jenis aktivitas apa yang kamu pilih untuk pakai tasnya. Kalau akusih mau yang juga bisa kubawah ke event formal seperti Wedding Reception gitu... that's why aku jadinya yakin nih pilih warna Gold waktu itu.

  • Size tas dan juga model pastinya juga harus dipertimbangkan yang friendly untuk pertimbangan kita yang sebelumnya. Karena waktu itu kalau kuliah sejauh pake tote bag aja, jadinya size micro juga ga masalah, selama dompet, handphone dan charger masuk yah kan.

So, itu kurang lebih pengalamanku saat membeli tas pertamaku. Semoga kalian bisa lebih jago dan mawas yah ketika memilih. Ada beberapa pilihan dan juga tips nih untuk kamu yang masih awam banget. Sampai saat inisih aku sebatas bisa purchase affordable luxury brands, dan kalau kamu juga kurang lebih punya situasi yang sama. List dibawah mungkin bisa jadi ide :D


Brand Recommendation:

  1. Kate Spade

  2. Tory Burch

  3. Coach

  4. Marc Jacobs

  5. Bimba Y Lola

  6. Michael Kors

  7. Longchamp

  8. Ted Baker

  9. Stella McCartney

  10. Furla

Hmmm banyak yah.... yah gitudeh memang suka jadi pusing, tapi kurang lebih 10 brand ini bisa kasih pricing yang berada di range yang sama. How to get the best price? ada lagi triknya dong.

Kalo kamu pengen tau lebih lanjut mengenai "Trik belanja luxury bag hemat" bisa check daftar postingan aku berikutnya yah... I'll see you in my next post!


XOXO

Gita


25 views0 comments

© 2020 by Gita Suliawan